Oleh: ekobudiprasetio | November 18, 2007

Tentang Kurikulum

Saya yakin punya kesamaan pandangan dengan teman-teman sekalian bahwa: muatan dan materi mata pelajaran sejenis untuk tingkat SD, SMP dan SMA, pastilah berbeda. Karena jenjangnya memang berbeda.

Standar Isi Kurikulum Pendidikan 2004-2006 adalah salah satu produk utama BSNP (Badan Standar Nasional Pendidikan). Bagian yang tercantum di produk kebijakan (?) pendidikan tersebut untuk pelajaran Bahasa Indonesia adalah:

1. Bagian Latar Belakang (termasuk memuat 6 butir variabel yang diharapkan dicapai), bagian Tujuan (termasuk 6 butir pencapaian kemampuan), serta bagian Ruang Lingkup (4 butir aspek), dituangkan dalam penjelasan 425 kata. Dan persis sama untuk panduan yang diperuntukkan bagi SD/MI, SMP/MTs, serta SMA/MA.

TEMUAN SAYA:
Bagian yang sama di panduan yang diperuntukkan bagi SD/MI, SMP/MTs, serta SMA/MA tersebut mencapai 99%. Ya …. 425 kata untuk menjelaskan bagian-bagian penting sebuah kurikulum nasional bagi mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk tingkat SD, SMP dan SMA, mencapai kesamaan 99 %.

PERTANYAAN SAYA:
–> Benarkan hanya 1% perbedaan pengajaran pelajaran Bahasa Indonesia di SD, SMP dan SMA; termasuk dalam hal dasar pemikiran, tujuan serta ruang lingkupnya?
–> Kalau jawabannya benar, pertanyaan lanjutannya adalah: benarkah teknik penjabaran BSNP untuk hal tersebut adalah “teknik COPY PASTE”?

2. Jumlah buku sastra dan nonsastra yang distandarkan BSNP sebagai kelayakan kemampuan baca anak Indonesia. Kutipan selengkapnya adalah:

“Pada akhir pendidikan di SD/MI, peserta didik telah membaca sekurang-kurangnya sembilan buku sastra dan nonsastra.”

“Pada akhir pendidikan di SMP/MTs, peserta didik telah membaca sekurang-kurangnya 15 buku sastra dan nonsastra.”

“Pada akhir pendidikan di SMA/MA, peserta didik telah membaca sekurang-kurangnya 15 buku sastra dan nonsastra.”

TEMUAN SAYA:
Kurikulum nasional untuk bacaan dan karya Bahasa Indonesia hanya mencakup sastra dan nonsastra. Belum terpikirkan cakupan bacaan dan karya: fiksi dan fakta/nonfiksi; sastra, populer dan pop; dll.

PERTANYAAN SAYA:
–> Benarkah kualitas generasi baru Indonesia yang berdasarkan kurikulum nasional melalui pelajaran Bahasa Indonesia dianggap akan mampu memahami dan merespon situasi lokal, regional, nasional dan global (tercantum di dalam Standar Isi): cukup dengan membaca 9 judul buku selama 6 tahun untuk murid SD serta 15 judul buku dalam 3 tahun untuk masing-masing siswa SMP dan SMA?
Forum PendidikanIndonesia


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.